KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN KAWASAN LINDUNG HUTAN PASIR LEUTIK DESA TUNDAGAN KECAMATAN HANTARA KABUPATEN KUNINGAN
DOI:
https://doi.org/10.25134/4a1a0v41Keywords:
Local Wisdom, Pasir Leutik Forest, Tundagan Village, Community Perception, Cultural PreservationAbstract
Local wisdom is a form of Indonesian cultural heritage. Local wisdom is formed as a process of interaction
between humans and their environment in order to fulfill their various needs. The research will be
conducted in Tundagan Village, Hantara District, Kuningan Regency, West Java Province for 3 months,
starting from March 2024 to May 2024. The method used in this research is using the interview method by
distributing questionnaires and interview lists to respondents, respondents who are interviewed as many
as 92 respondents. From the results of research into the perceptions of the people of Tundagan Village who
were interviewed. Of the total number of 92 respondents, 62 respondents knew about the existence of local
wisdom in the Pasir Leutik Forest, 71 respondents agreed to maintain local wisdom in the Pasir Leutik
Forest, 80 respondents knew about the existence of the Pasir Leutik Forest, 82 respondents agreed about
the existence of the Pasir Leutik Forest, 84 respondents knew about the existence of traditional events in
Tundagan Village, 78 respondents knew about customary law in the Pasir Leutik Forest, and 57
respondents agreed about the government's role in preserving local wisdom.
Downloads
References
Ataupah. 2004. Peluang Pemberdayaan Keraifan Lokal Dalam Pembangunan Kehutanan. Kupang: Dephut Press.
Daryusti. 2010. Lingkaran Lokal Genius dan Pemikiran Seni Budaya. Yogyakarta: multi Grafindo.
Hadari, Nawawi. (2007). Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Indriyanto. 2010. Pengantar Budi Daya Hutan. Jakarta: Bumi Aksara. Kongprasertamorn, K.2007. Local Wisdom, Environmental Protction and Community Development: The Clam Farmers in Tambon Bangkhunsai, Phetchaburi Provinc, Thailand. Manusya : Jorunal of Humanities Vol 10 (1).
Irwanto.(2006). Focus Group Discussion. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Khotimah, H., Nurseha, N., Pertasari, R. M. Y., Subagio, S. U., & Trikawati, T. (2023). Penguatan Keanekaragaman Pangan berbasis Kearifan Lokal sebagai Upaya Mencegah Stunting pada Balita. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(4), 925-933. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i4.558
Komonthip dan Kongprasertamorn. (2007). Local Wisdom, Environmental Protection and Comunity Developmen: The Calm Farmers In Tambon Bangkhunsai, PhetchaburiProvince Thailand. Manusya: Journal of Humanities,10(1), 1-10
Martayadi. U dan Supriyadi. E. 2024. Implementasi Kearifan Lokal Awik-Awik dalam Pengelolaan Ekowisata di Gili Terawangan: Analisis Dampak Keberlanjutan Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat Lokal. Jurnal ALTASIA Vol. 6 No. 1.
Mudjia Rahardjo. 2017. Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif : Konsep dan Prosedurnya. Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim: Malang.
Nursalam. 2013. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis : Jakarta : Salemba Medika.
Qandhi, F. F. 2012. Pentingnya Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam dan lingkungan Di Pedesaan. http://fikafatiaqandhi.wordpress. Com/2012/05/07/ pentingnya kearifan local masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan di pedesaan/(diakses 4 Mei 2014).
Sartini. 2004. Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafat. Dalam Jurnal Filsafat [internet]. [dikutip 25 November 2013] : 37 (2) : 111-120 Dapat Diunduh Dari : http://www.search– Document.com/pdf/1/Kajian– Kearifan Lokal–Nusantara–Sebuah–Kajian-Filsafat:html
Silaya. Th. M. 2003. Kearifan Masyarakat Lokal Dalam Mengelola Sumber Daya Hutan dan Lingkungan di Seram Barat. Jurnal Pertanian Kepualauan Vol. 2. Fakultas Pertanian Unpatti. Ambon.
Soerianegara, I dan Indrawan, A. (1998). Ekologi Hutan Indonesia. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Sonny Keraf. 2002. ”Etika Lingkungan”. Jakarta:Buku kompas.
Suhartini. 2009. Kajian Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA. Yogyakarta : Jurusan Pedidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.
Tjahjono, P. E. P. Suminar, A. Aminudin, K. Hakim. 1999. Pola Pelestarian Keanekaragaman Hayati Berdasarkan Kearifan Lokal Masyarakat Sekitar Kawasan TNKS di Propinsi Bengkulu dalam Prosiding Hasil Penelitian SRG TNKS. Jakarta: Kehati.
Uju, G.F., Paulus, B., & Theresia, LB. (2019). Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Hutan Lindung Di Kampung Wae Rebo Desa Satar Lenda Kabupaten Manggarai. Skripsi. Jurnal
Zein, M. T. 1979. Menuju Kelestarian Lingkungan Hidup. Gramedia. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Saephul Anwar, Yayan Hendrayana, Ika Karyaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




